السلام عليكم ورحمة الله و بركاته
لبسم الله الرحمن الرحيم . الحمد لله رب
العالمين . والصلاة والسلام على اشرف الانبياء والمرسلين سيدنا محمد وعلى
أله وصحبه اجمعين
PENDAHULUAN
Tidak dapat dipungkiri bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala menciptakan hidup dan mati itu sebagai batu ujian tentang baik atau buruknya amal seseorang. Yang dituntut oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala itu adalah tentu amal yang paling baik (QS Al-Mulk : 2).
Pada dasarnya apa saja yang diperintahkan Allah dan Rasulnya untuk dilakukan semuanya membawa kemaslahatan, dan apa saja yang dilarang Allah dan Rasul-Nya tentu akan menimbulkan kehancuran.
Dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya banyak amal bernilai tinggi yang setiap orang mampu untuk melakukannya, namun karena satu dan lain hal sering orang mengabaikannya. Amal dimaksud adalah sedekah.
ILUSTRASI
Jika seseorang berpenghasilan tetap sebesar Rp 1.200.000,- (satu juta dua ratus ribu rupiah) per bulan, sebenarnya yang menjadi hak dia tidak sebesar itu. Pada nilai penghasilan itu terdapat harta milik orang lain, baik as-sa'il (orang miskin yang meminta) atau al-mahrum (orang miskin yang tidak meminta).
Jika penghasilan itu diberikan kepada yang berhak menerimanya sebesar 2,5%, maka yang harus kita keluarkan adalah sebesar 2,5% x Rp 1.200.000,- = Rp 30.000,-. Sementara dalam satu bulan rata-rata berjumlah 30 hari. Jika kalimatnya disederhanakan maka kita hanya diwajibkan mengeluarkan infak sebesar Rp 1.000,- per hari. Suatu jumlah yang sangat bisa dijangkau oleh kebanyakan masyarakat kita.
PERMASALAHAN
Permasalahan yang dialami masyarakat kita dewasa ini sangat beragam, mulai dari masalah agama, ekonomi sampai pada masalah sosial.
Maraknya penggunaan alat-alat komunikasi memaksa kita harus mengencangkan ikat pinggang dalam membentengi aqidah umat Islam. Sebab yang dirasakan cukup berat sekarang adalah apa saja yang dimunculkan di media (terutama media elektronik) hampir selalu disikapi sebagai sumber hukum yang harus ditiru.
Banyaknya masyarakat yang terpuruk dalam bidang ekonomi sampai terjerat oleh praktik ribawi menunjukkan perlunya pembinaan usaha Islami yang akan mengantarkan umat Islam menuju kesejahteraan.
Banyaknya anak usia sekolah yang tidak melanjutkan pendidikan juga merupakan bagian dari permasalahan umat kita yang perlu penanganan serius.
Berbagai upaya tentu telah sering dilakukan oleh para ahli, namun kompleksnya permasalahan dan banyaknya tantangan yang dihadapi mengakibatkan permasalahan hidup tak pernah kunjung usai.
Dalam rangka ikut serta memberikan konribusi positif bagi kehidupan masyarakat kita kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk saling membantu kepada sesama, dengan menyisihkan sebagian kecil rejeki anugrah dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala melalui.
PROGRAM
Banyaknya permasalahan hidup yang dialami umat Islam dewasa ini telah menginspirasi kami untuk ikut memecahkannya meskipun dalam batas kemampuan yang ada. Dengan meminjam rumus falsafah kitab Jurumiyah 'Fa amma adl-dlommatu fa takunu alamatan li ar-raf'i' - adapun dlommah itu merupakan tanda bagi rafa'.
Dlommah itu artinya berkumpul atau bersatu, sementara rafa' punya arti tempat yang tinggi. Artinya, secara substansi kalau kita ingin menduduki tempat yang tinggi maka bersatu merupakan suatu keniscayaan.
Dengan diilhami rumus tersebut, maka kami sebagai pengelola Yayasan Arrafiiyah memberanikan diri menyusun program dengan sebutan Panca Usaha Sejahtera seperti di bawah ini :
Pertama, Program Peduli Taqwa, yaitu program penugasa para ustadz untuk membina masyarakat dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa. Ustadz yang ditugaskan adalah ustadz yang telah melewati seleksi dan memiliki kesiapan untuk terjun ke masyarakat. Ustadz yang telah siap ditugaskan, telah dibekali materi dasar 'ulumul Quran, sehingga diharapkan dengan hadirnya para ustadz binaan, masyarakat akan termotivasi dalam mengkaji ilmu agama khususnya mendalami Al-Quranul Karim.
Kedua, Program Peduli Anak Negeri, yaitu program beasiswa berprestasi bagi siswa SD - SMA. Program ini menggunakan sistem penyaluran dana infak dari masyarakat yang kemudian dikelola secara syari'ah. Bagi hasil disalurkan untuk mendanai beasiswa bagi pelajar tidak mampu. Cara ini ditempuh untuk menjamin ketersediaan dana bagi beasiswa dalam jumlah yang cukup dan jangka panjang dan membantu muzakki mendapatkan 'amal jariyah' selama dana yang diinfaqkan dikelola dan memberikan manfaat atau keuntungan.
Ketiga, Program Peduli Umat berbentuk pelatihan kewirausahaan, yaitu program pendidikan non-formal yang memberikan keterampilan kepada setiap pesertanya agar siap memasuki dunia kerja atau membangun usaha sendiri. Program ini bekerjasama dengan beberapa pihak terkait baik pemerintah maupun kalangan swasta. Sistem program ini adalah mengedepankan keterampilan dan kualitas lulusan sehingga memiliki kelayakan sebagai mitra usaha. Salah satu tujuan digulirkannya program ini adalah untuk membantu lulusan agar mampu memiliki usaha mandiri dengan sistem bapak angkat.
Keempat, Program Peduli Sehat berbentuk program Dokter Keluarga Pra Sejahtera (DKPS), yaitu program layanan kesehatan mustahik melalui kerjasama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat. Program DKPS diberikan dalam bentuk pelayanan kesehatan (pengobatan) dan pendampingan (penyuluhan) hidup sehat bagi masyarakat kurang mampu. Program dengan kartu DKPS bagi mustahik ini dalam satu bulan dapat melayani 100 KK. Tujuan utama program ini adalah untuk membangun ketahanan kesehatan yang menyeluruh (holistik) dan berkesinambungan sebagai tindakan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.
Kelima, Program Peduli Syariah, yaitu program berbentuk bantuan langsung bagi masyarakat yang mempunyai masalah ekonomi terutama yang sedang terjerat rentenir. Program ini menggunakan sistem bai' bi tsaman 'ajil sehingga tidak mengganggu ketersediaan sumber dana yang ada.
TUJUAN
1. Membantu masyarakat agar berperilaku sesuai syari'ah dalam bentuk pendampingan.
2. Membantu masyarakat agar tidak terjerat praktik yang bersifat ribawi.
3. Memotivasi masyarakat agar peduli sesama dengan membiasakan bersedekah.
AJAKAN
Bagi masyarakat yang tidak atau belum sempat melakukan program seperti tersebut di atas karena keterbatasan waktu, Anda dapat membantunya dengan ikut serta sebagai bagian dari Komunitas Pecinta Sedekah. Sedekah Seribu Saja Sehari (S4) dapat disalurkan melalui Bank Mandiri Cabang Bogor Rek 133-00-0567361-1 a/n Drs. Akbar. Konfirmasi transfer ke 087770585383.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar